Universitas Muhammadiyah (UM) Kalianda kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Melalui program pendanaan BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, (Kemendikti Saintek) tahun 2026, sejumlah dosen berhasil lolos dan mendapatkan dukungan untuk melaksanakan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat
Rektor beserta civitas akademika UM Kalianda menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian.
Adapun dosen yang berhasil lolos pendanaan di antaranya adalah Lukman Nuzul Hakim, S.Kom., M.M. dengan judul “Pemberdayaan UMKM Lamban Kelor melalui Teknologi Pengemasan Otomatis dan Penyediaan Website Pemasaran Digital Berbasis Job-Relevant Training”.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital yang lebih adaptif
Selanjutnya, Dr. Saodin, M.M. turut meraih pendanaan dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Kapasitas Produksi Mamayu Bakehouse dengan Penerapan Teknologi Mixer Spiral”.
Inovasi yang diusung diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi usaha masyarakat.
Sementara itu, Nanda Pardani, S.P., M.Si. sebagai peneliti dosen pemula mengangkat judul “Studi Eksperimental sifat mekanik dan ketahanan api hybrid composite serat ijuk (Arenga Pinnata) dengan variasi fraksi volume”.
Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan material ramah lingkungan dengan nilai fungsional yang tinggi.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kalianda terus berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,” Ujar Rektor UM Kalianda, Susilawati, S.Sos, M.I.P, MM, Senin (13/4/2026).

